Di tengah semaraknya bisnis kuliner Nusantara, nama Ayam Bakar Taliwang Karang Taliwang di Mataram, Nusa Tenggara Barat, menjadi ikon kuliner yang tak tergantikan. Di balik suksesnya usaha kuliner legendaris ini, terdapat sosok inspiratif bernama Hj. Nur Hidayah. Kisah perjuangan dan kegigihannya bukan hanya menjadi teladan bagi para pelaku UMKM di NTB, namun juga inspirasi untuk siapa saja yang ingin mewujudkan mimpi dari bawah.
Hj. Nur Hidayah lahir di lingkungan Karang Taliwang, sebuah kawasan di Kota Mataram yang dikenal sebagai sentra kuliner khas Lombok. Sejak remaja, beliau sudah akrab dengan dunia dapur dan warung sederhana milik keluarganya. Ayam Bakar Taliwang, makanan khas Lombok dengan cita rasa pedas gurih, sejak lama menjadi menu andalan yang turun-temurun diwariskan dalam keluarga.
Pada tahun 1980-an, dengan peralatan dan modal yang sangat terbatas, Hj. Nur Hidayah memberanikan diri membuka warung kecil di samping rumah. Dengan tekad dan keberanian, ia mulai memperkenalkan resep Ayam Bakar Taliwang racikan turun-temurun kepada masyarakat luas. Saat itu, Ayam Taliwang masih belum begitu dikenal di luar wilayah Lombok.
Kunci keberhasilan Hj. Nur Hidayah adalah konsistensi dalam menjaga kualitas dan keaslian rasa. Ia selalu menggunakan ayam kampung muda yang segar dan bumbu rempah pilihan khas Lombok, seperti cabe rawit, terasi, dan bawang merah, sehingga rasa pedas gurihnya benar-benar otentik.
Seiring waktu, warung kecilnya mulai ramai dikunjungi tak hanya oleh masyarakat Lombok tetapi juga wisatawan domestik maupun mancanegara. Berkat promosi dari mulut ke mulut dan keistimewaan cita rasa, Ayam Bakar Taliwang Karang Taliwang mulai dikenal luas hingga ke berbagai daerah di Indonesia.
Tentu perjalanan bisnis Hj. Nur Hidayah tidak selalu mulus. Ia menghadapi berbagai rintangan, mulai dari persaingan, keterbatasan modal, hingga perubahan selera masyarakat. Namun beliau tetap bertahan dengan prinsip “lebih baik kehilangan keuntungan daripada kehilangan kepercayaan pelanggan”.
Pada masa-masa sulit, seperti krisis ekonomi 1998 dan pandemi, Hj. Nur Hidayah tidak menyerah begitu saja. Ia bahkan melakukan inovasi, seperti memperkenalkan layanan pesan antar dan memperluas pemasaran melalui media sosial. Berkat kegigihan dan adaptasi tersebut, usahanya tetap bertahan bahkan semakin berkembang.
Saat ini, Ayam Bakar Taliwang Karang Taliwang sudah menjadi kuliner wajib bagi siapa saja yang berkunjung ke Mataram. Generasi penerus keluarga Hj. Nur Hidayah pun kini turut terlibat dalam pengelolaan usaha, dengan tetap memegang teguh resep rahasia keluarga dan nilai-nilai bisnis yang diajarkan beliau.
Warung yang berawal dari pojok rumah kini telah berkembang menjadi beberapa cabang, bahkan menjadi acuan utama para pelancong kuliner. Selain dari segi bisnis, Hj. Nur Hidayah juga memberikan contoh tentang pentingnya pemberdayaan masyarakat sekitar, di mana sebagian besar karyawan yang dipekerjakan adalah warga lokal, sehingga membawa dampak positif ekonomi di lingkungan Karang Taliwang.
Kisah Hj. Nur Hidayah telah menginspirasi banyak pelaku UMKM di Nusa Tenggara Barat dan Indonesia pada umumnya. Beliau sering diundang sebagai pembicara ataupun mentor UMKM untuk berbagi ilmu tentang pengelolaan usaha kuliner, pemasaran, dan pengembangan produk. Tak sedikit generasi muda yang belajar dari beliau bagaimana membangun bisnis kuliner dari nol hingga sukses.
Pemerintah daerah NTB pun mengakui peran besar Hj. Nur Hidayah dalam mempopulerkan Ayam Bakar Taliwang sebagai ikon kuliner Lombok, sekaligus mendukung promosi pariwisata daerah.
Kini, Ayam Bakar Taliwang Karang Taliwang tidak hanya menjadi makanan yang dinikmati oleh masyarakat lokal dan wisatawan, tetapi juga menjadi identitas budaya Lombok yang membanggakan. Setiap potong ayam yang disajikan, mengandung kisah perjuangan, pengorbanan, dan cita-cita besar seorang Hj. Nur Hidayah yang berawal dari kesederhanaan.
Melalui perjalanan panjang ini, kita dapat mengambil pelajaran penting bahwa kesuksesan datang bagi mereka yang berani bermimpi, berjuang tanpa lelah, dan tidak lupa untuk terus belajar dan berbagi.
Kisah sukses Hj. Nur Hidayah dengan Ayam Bakar Taliwang Karang Taliwang adalah bukti nyata bahwa kearifan lokal, jika dikelola dengan baik, mampu menjalani persaingan di era modern dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Semangat, keuletan, dan komitmen beliau dalam membangun usaha dari nol hingga sukses bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja untuk tidak takut memulai, berinovasi, dan membawa nama baik daerah ke tingkat nasional bahkan internasional.