Mataram, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat, tidak hanya dikenal sebagai pintu gerbang menuju Lombok dan Gili, tetapi juga tempat lahirnya berbagai inspirasi dan kisah sukses masyarakat lokal. Salah satu kisah yang menginspirasi banyak orang adalah perjalanan Lalu Ferry Hakim yang berhasil mengembangkan bisnis wisata sewa sepeda di Mataram. Melalui dedikasinya, ia mampu meningkatkan citra pariwisata daerah sekaligus memperkenalkan aktivitas ramah lingkungan kepada wisatawan dan masyarakat sekitar.
Lalu Ferry Hakim adalah seorang pemuda asli Mataram yang sejak muda sudah memiliki jiwa wirausaha. Ia tumbuh besar di lingkungan yang memiliki akses pariwisata luas, namun ia melihat bahwa banyak potensi lokal belum benar-benar dikembangkan. Dengan latar belakang pendidikan dan kecintaan pada aktivitas olahraga sepeda, Lalu Ferry mulai merintis bisnis sewa sepeda sejak tahun 2014.
Berbekal modal terbatas dan dukungan keluarga, ia membeli beberapa sepeda dan menawarkan layanan sewa kepada wisatawan yang menginap di hotel-hotel sekitar Mataram. Respon masyarakat dan wisatawan ternyata sangat positif. Seiring waktu, bisnisnya terus berkembang dan bahkan mampu membuka lapangan kerja bagi pemuda setempat.
Ide mendirikan usaha sewa sepeda bermula dari keprihatinan Lalu Ferry saat melihat wisatawan asing yang ingin berkeliling kota, namun kesulitan menemukan transportasi yang ramah lingkungan. Ia melihat sepeda sebagai solusi ideal yang ekonomis, sehat, sekaligus mampu meminimalkan polusi udara.
Modal awal usahanya adalah sebanyak enam buah sepeda standar. Ia menawarkan paket sewa harian dan mingguan yang terjangkau. Tidak lama kemudian, permintaan terus meningkat terutama dari wisatawan yang ingin merasakan sensasi berbeda menjelajahi Kota Mataram dan sekitarnya.
Lalu Ferry tidak hanya menyewakan sepeda, melainkan juga mengembangkan konsep wisata sepeda dengan rute khusus yang melewati destinasi unik di Mataram. Beberapa inovasinya antara lain:
Berkat inovasi-inovasi ini, usaha Lalu Ferry semakin dikenal dan dijadikan rujukan bagi banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Wisata sewa sepeda yang dikembangkan oleh Lalu Ferry Hakim bukan sekadar bisnis semata. Ia juga menanamkan nilai sosial dan kepedulian lingkungan melalui kegiatannya. Usaha ini memberi kontribusi positif berupa:
Banyak sekolah dan komunitas olahraga yang bermitra dengan Lalu Ferry untuk mengadakan outbound dan aktivitas edukasi yang berkaitan dengan lingkungan dan kesehatan.
Pandemi COVID-19 sempat menjadi tantangan besar bagi usaha wisata, termasuk bisnis sewa sepeda. Namun, Lalu Ferry Hakim tidak menyerah. Ia melakukan beberapa strategi adaptasi agar bisnis tetap berjalan, antara lain:
Dengan strategi ini, bisnis Lalu Ferry mampu bertahan bahkan tumbuh lebih baik saat tren hobi bersepeda kembali naik selama pandemi.
Berbagai capaian telah diraih Lalu Ferry Hakim berkat inovasinya. Ia beberapa kali meraih penghargaan dari pemerintah daerah dan dinas pariwisata sebagai pelaku usaha kreatif yang mendukung sektor pariwisata hijau. Selain itu, bisnisnya mendapatkan perhatian dari media lokal dan nasional.
Pada tahun 2018, ia berhasil memenangkan kompetisi wirausaha muda inovatif tingkat provinsi NTB. Penghargaan itu semakin mengukuhkan posisi Lalu Ferry sebagai inspirator bagi pemuda-pemuda di Mataram dan sekitarnya untuk terus berinovasi.
Tentu saja, perjalanan Lalu Ferry Hakim tidak selalu mulus. Beberapa tantangan yang ia hadapi antara lain:
Namun berkat tekad dan kerja keras, Lalu Ferry mampu bertahan dan terus berkembang. Ia terus memperbaiki kualitas layanan, memperluas jangkauan bisnis, dan melibatkan komunitas dalam promosi wisata sepeda.
Kisah Lalu Ferry Hakim menjadi sumber inspirasi banyak anak muda di Nusa Tenggara Barat. Ia membuktikan bahwa peluang usaha dapat diraih dengan melihat potensi sekitar dan berinovasi. Selain itu, ia selalu menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Menurut Lalu Ferry, kesuksesan tidak hanya diukur dari materi, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada orang lain. Bisnis wisata sewa sepeda bukan hanya sekadar keuntungan, namun juga menjadi wadah edukasi, pelestarian budaya, serta dukungan untuk pariwisata berkelanjutan.
Wisata sewa sepeda kini menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin merasakan petualangan berbeda di Kota Mataram. Dengan sepeda, mereka bisa menikmati suasana kota yang tenang, mengunjungi tempat-tempat bersejarah, pasar tradisional, hingga menikmati keindahan pantai tanpa terburu-buru.
Beberapa rute favorit wisata sepeda di Mataram antara lain:
Dengan kemudahan layanan sewa sepeda, wisatawan dapat merencanakan perjalanan fleksibel, menikmati alam sekitar, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal.
Lalu Ferry Hakim bercita-cita agar bisnis wisata sepeda dapat berkembang lebih luas, tak hanya di Mataram, tetapi juga di seluruh Lombok dan Sumbawa. Ia ingin membangun ekosistem wirausaha sepeda yang mengintegrasikan teknologi dan edukasi lingkungan bagi generasi muda.
Selain itu, ia menargetkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku pariwisata lain agar wisata sepeda menjadi program unggulan pariwisata NTB. Dengan sinergi ini, ia yakin pariwisata yang ramah lingkungan bisa terus berkembang, membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Kisah sukses Lalu Ferry Hakim adalah bukti nyata bahwa kreativitas dan keuletan dapat membawa perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat. Wisata sewa sepeda di Mataram tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi wisatawan, tetapi juga menjadi solusi transportasi sehat dan ramah lingkungan. Melalui bisnisnya, Lalu Ferry telah membuka peluang lapangan kerja, mendukung pelestarian budaya, serta memperkuat sektor pariwisata NTB.
Semoga kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berusaha, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah maupun bangsa.