Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi yang kaya akan keindahan alam dan budaya. Mataram, sebagai ibu kota provinsi ini, tidak hanya menjadi pusat aktivitas pemerintahan, tetapi juga menawarkan pesona wisata yang luar biasa, khususnya kawasan Gili yang sudah terkenal hingga mancanegara. Di balik popularitas pariwisata tersebut, terdapat kisah inspiratif dari sosok muda bernama Lalu Pratama Hakim. Kisah suksesnya menjadi motivasi dan harapan bagi masyarakat NTB, khususnya generasi muda, untuk terus berkreasi dan memajukan daerahnya.
Lalu Pratama Hakim lahir di Mataram, NTB, dan tumbuh besar di lingkungan yang sederhana. Sejak kecil, ia telah melihat bagaimana potensi alam dan budaya NTB mampu menarik wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Namun, ia juga menyaksikan masih banyak kendala yang dihadapi oleh masyarakat lokal untuk dapat mengambil peran penting dalam sektor pariwisata. Berbekal tekad dan semangat untuk membawa perubahan, Lalu Pratama memulai perjalanan suksesnya dengan mendirikan startup yang bergerak di bidang pariwisata, khususnya pengembangan destinasi Gili.
Tahun 2015 menjadi titik awal Lalu Pratama Hakim mendirikan “Gili Explorer”, sebuah platform digital yang memfasilitasi wisatawan dalam menemukan destinasi terbaik di Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Tidak hanya mempromosikan keindahan wisata, platform ini juga menyediakan layanan promosi bagi pengusaha lokal, transportasi, serta pengelolaan homestay. Dengan gaya kepemimpinan yang inspiratif, Lalu berhasil membuka lapangan kerja bagi ratusan anak muda Lombok dan memperkenalkan produk lokal, seperti kain tenun dan kerajinan tangan, ke pasar internasional.
Kisah sukses Lalu Pratama tidak didapatkan dengan mudah. Ia sempat menghadapi tantangan berupa keterbatasan modal, akses teknologi, serta minimnya promosi wisata NTB di dunia digital. Namun, kerja keras dan inovasi menjadi kunci utama kemajuannya. Ia aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku usaha, serta mendorong edukasi bagi masyarakat agar memiliki kemampuan berbahasa asing dan pelayanan pariwisata yang berkualitas.
Pada tahun 2019, Gili Explorer mendapat penghargaan sebagai Startup Terbaik NTB dari pemerintah provinsi. Prestasi ini semakin memotivasi Lalu Pratama untuk memperluas cakupan bisnisnya, meliputi tour guide, layanan transportasi cepat antar pulau, serta pengembangan ecotourism yang ramah lingkungan. Ia juga terlibat dalam pelatihan UMKM lokal dan mengadakan program pemberdayaan perempuan di sektor pariwisata.
Kisah dari Lalu Pratama Hakim adalah bukti nyata bahwa kegigihan, kreativitas, dan komitmen terhadap kemajuan daerah dapat memberikan dampak positif yang besar. Ia kini menjadi panutan bagi banyak generasi muda NTB yang ingin mengambil bagian dalam memajukan pariwisata dan ekonomi di Nusa Tenggara Barat.
Gili adalah istilah untuk pulau kecil yang terletak di sekitar Pulau Lombok. Terdapat tiga gili utama yang menjadi primadona pariwisata, yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Ketiga pulau ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa, pantai berpasir putih, air laut yang jernih, serta pemandangan bawah laut yang memukau. Wisata Gili kini menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menikmati suasana tropis yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota besar.
Gili Trawangan adalah gili terbesar dan paling terkenal. Di sini, wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas, seperti diving, snorkeling, bersepeda keliling pulau, hingga menikmati sunset dari sisi barat pulau. Trawangan juga terkenal dengan komunitas internasional yang beragam dan fasilitas pariwisata yang lengkap, mulai dari restoran, hotel, hingga berbagai venue hiburan malam. Uniknya, tidak ada kendaraan bermotor di pulau ini, sehingga suasana terasa lebih alami dengan transportasi berupa sepeda dan cidomo (delman).
Gili Meno menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan privasi. Pulau ini memiliki laguna indah dan spot snorkeling dengan pemandangan bawah laut, seperti patung underwater serta keberadaan penyu laut yang mengagumkan. Di Gili Meno, wisatawan dapat merasakan suasana eksklusif di resort-resort kecil yang dikelilingi pepohonan dan pantai luas nan sepi.
Gili Air adalah gili ketiga yang menggabungkan suasana tenang dan fasilitas modern. Di sini, wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal, belajar membuat kerajinan tangan, dan menikmati pertunjukan seni budaya khas Lombok. Gili Air juga dikenal sebagai lokasi favorit bagi pelancong muda, backpacker, dan keluarga yang menginginkan pengalaman wisata yang autentik dan ramah.
Setiap gili memiliki daya tarik tersendiri. Selain keindahan alam, Gili juga menawarkan aktivitas wisata yang beragam, seperti yoga, kelas memasak makanan lokal, diving dengan instruktur profesional, atau sekadar bersantai di tepi pantai sambil menikmati kelapa muda. Tidak hanya itu, wisatawan dapat mengeksplor keanekaragaman kuliner khas NTB, seperti ayam taliwang, sate rembiga, dan pelbagai makanan laut segar.
Akses menuju Gili sangat mudah. Dari Mataram, wisatawan dapat menggunakan transportasi darat menuju Pelabuhan Bangsal, kemudian melanjutkan dengan kapal cepat atau perahu tradisional menuju Gili masing-masing. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah NTB terus memperbaiki infrastruktur dan fasilitas transportasi demi meningkatkan kenyamanan wisatawan. Selain itu, terdapat berbagai program pelestarian alam dan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh komunitas lokal dan pengusaha di Gili, agar lingkungan wisata tetap terjaga.
Keberadaan Gili sebagai destinasi unggulan telah meningkatkan perekonomian NTB secara signifikan. Banyak masyarakat setempat yang kini terlibat dalam bisnis pariwisata, seperti pengelolaan homestay, restoran, toko oleh-oleh, hingga jasa transportasi dan tour guide. Inovasi dari sosok seperti Lalu Pratama Hakim menjadi pemicu semangat bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan wisata NTB.
Lalu Pratama Hakim terus aktif dalam memberikan pelatihan dan edukasi bagi pelaku usaha lokal, terutama agar mampu bersaing di era digital. Ia juga mendorong kemitraan antara pengusaha lokal dan pelaku bisnis internasional, sehingga produk NTB dapat menjangkau pasar global. Kontribusinya dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan perempuan turut memperkuat fondasi pariwisata berkelanjutan di wilayah Gili.
Kisah sukses Lalu Pratama Hakim telah memberikan inspirasi bagi generasi muda NTB untuk mengembangkan potensi daerah secara kreatif. Selain itu, wisata Gili kini semakin dikenal sebagai destinasi ramah lingkungan dan budaya, yang mampu mendatangkan wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas dan pelestarian wisata di Mataram serta seluruh NTB.
Kisah sukses Lalu Pratama Hakim tidak hanya memperlihatkan semangat dan dedikasi seorang pemuda NTB dalam membangun pariwisata, namun juga memberikan bukti bahwa kemajuan sebuah daerah sangat bergantung pada kreativitas, inklusi masyarakat lokal, dan pelestarian lingkungan. Gili sebagai destinasi wisata di Mataram kini menjadi titik temu bagi keindahan alam, budaya, dan inovasi yang dihadirkan oleh generasi muda.
Dengan peran aktif Lalu Pratama Hakim dan dukungan semua pihak, pariwisata NTB akan terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Wisata Gili bukan sekadar tempat berlibur, tapi juga menjadi simbol keberhasilan dan harapan bagi NTB untuk menjadi destinasi unggulan di Indonesia.