Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi dan kreatif yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu sosok yang berhasil menorehkan kisah sukses di bidang kreatif adalah Lalu Novian, seorang fotografer profesional yang mendirikan jasa fotografi terkenal di wilayah tersebut. Kisah perjalanan Lalu Novian menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda yang ingin membangun usaha dan berkarya di bidang seni fotografi.
Lalu Novian lahir dan dibesarkan di Mataram. Sejak kecil, ia telah menunjukkan minat pada dunia seni visual. Kamera pertamanya adalah kamera analog milik ayahnya, yang ia gunakan untuk mengabadikan momen keluarga dan aktivitas sehari-hari. Minat tersebut terus berkembang hingga ia memutuskan untuk mengambil pendidikan formal di bidang fotografi setelah lulus SMA. Namun, Lalu Novian tidak langsung berhasil.
Awal perjalanan karirnya penuh tantangan. Ia pernah merasa kesulitan mendapatkan klien, bahkan hampir menyerah di tengah jalan. Namun, kegigihan dan ketekunannya terhadap dunia fotografi membuatnya terus belajar, mengikuti workshop, dan memperbaiki kualitas hasil jepretannya. Ia juga aktif mengikuti berbagai komunitas fotografi di Mataram, yang akhirnya membuka kesempatan bagi dirinya untuk mendapatkan proyek kecil saat acara-acara lokal.
Tahun 2014 menjadi tahun penting dalam perjalanan Lalu Novian. Ia mendirikan usaha jasa fotografi dengan nama Novian Photo Studio. Studio ini menawarkan berbagai layanan, mulai dari foto prewedding, wedding, portrait, dokumentasi acara, hingga foto produk. Sebagai pengusaha muda, Lalu Novian menyadari bahwa persaingan di bidang fotografi cukup tinggi di Mataram. Oleh karena itu, ia berusaha menciptakan layanan yang berbeda: kualitas hasil foto yang artistik, pelayanan ramah, dan harga yang terjangkau.
Salah satu inovasi yang dihadirkan oleh Novian Photo Studio adalah penggunaan konsep lokal dalam setiap pemotretan. Lalu Novian kerap mengangkat keindahan alam Lombok, adat istiadat, dan budaya setempat dalam hasil karyanya. Klien yang memakai jasa fotografinya merasa puas karena nilai pada setiap foto bukan sekadar hasil jepretan, melainkan juga sebuah cerita yang mengangkat identitas daerah.
Usaha yang dijalankan Lalu Novian tidak selalu mudah. Tantangan utama datang dari persaingan dengan fotografer luar daerah dan perubahan tren teknologi. Selain itu, pandemi COVID-19 juga sempat membuat jasa fotografi menurun drastis. Banyak acara yang dibatalkan atau ditunda, sehingga pemasukan menurun. Namun, Lalu Novian memanfaatkan masa sulit tersebut untuk melakukan inovasi.
Ia mulai menawarkan layanan fotografi online, seperti pemotretan produk secara remote, konsultasi foto, dan editing foto digital. Studio-nya juga membuka pelatihan fotografi bagi anak muda yang ingin belajar. Dengan pendekatan digital dan edukasi, Novian Photo Studio tetap bertahan di masa sulit, bahkan berhasil meningkatkan brand awareness di masyarakat Mataram.
Lalu Novian percaya bahwa peluang di bidang fotografi sangat besar di Mataram dan Lombok. Pertumbuhan pariwisata, meningkatnya kebutuhan dokumentasi acara, serta semakin banyaknya UMKM yang membutuhkan foto produk, menjadi potensi bagi bisnis fotografi. Lalu Novian juga bekerjasama dengan berbagai travel agent dan wedding organizer, menyediakan paket fotografi lengkap bagi pelanggan.
Menurut Lalu Novian, pelayanan yang personal dan kualitas artistik adalah kunci utama agar bisnis tetap bertahan di tengah persaingan. Ia selalu berupaya meningkatkan skill, menerapkan teknologi terbaru, dan membangun relasi yang baik dengan klien.
Banyak anak muda di Mataram dan Nusa Tenggara Barat yang terinspirasi oleh kisah Lalu Novian. Ia secara rutin mengadakan workshop dan seminar tentang fotografi bagi pelajar, mahasiswa, dan peserta umum. Lewat sesi ini, Lalu Novian tidak hanya berbagi teknik fotografi, tetapi juga pengalaman nyata dalam membangun bisnis kreatif di daerah. Ia menekankan pentingnya konsistensi, pengembangan diri, networking, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
Tidak sedikit peserta workshop yang akhirnya berhasil menekuni pekerjaan sebagai fotografer freelance atau membuka studio sendiri. Karena itu, Lalu Novian dikenal sebagai mentor dan motivator yang mampu membangun generasi fotografi di NTB.
Sepanjang perjalanan karirnya, Novian Photo Studio telah mendapatkan berbagai penghargaan lokal. Studio ini beberapa kali menjadi pilihan utama dalam acara besar, seperti Festival Pesona Lombok, Lombok Marathon, dan wedding akbar di Mataram. Karya Lalu Novian juga pernah dimuat di media nasional untuk kategori pariwisata NTB.
Tidak hanya itu, ia juga sering mendapatkan klien dari luar negeri, terutama wisatawan yang datang ke Lombok dan ingin mengabadikan momen liburan. Hasil fotografi yang unik dan bernuansa lokal membuat studio miliknya semakin dikenal luas.
Dari perjalanan panjang Lalu Novian, ada beberapa kiat sukses yang ia bagikan:
Ia juga mendorong pelaku usaha baru di bidang fotografi agar tidak takut bersaing. “Jika kita punya passion, niat baik, dan selalu berusaha, hasilnya akan mengikuti,” ujarnya dalam sebuah seminar di Mataram.
Lalu Novian optimis bahwa masa depan fotografi di NTB semakin cerah. Dengan inovasi, kolaborasi antara pelaku kreatif, serta dukungan pemerintah dalam promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, peluang bagi fotografer lokal semakin besar. Ia berharap semakin banyak studio foto dan fotografer freelance yang muncul, sehingga NTB dapat dikenal sebagai daerah penghasil karya fotografi terbaik di Indonesia.
Novian Photo Studio kini bukan hanya tempat pemotretan, tetapi juga wadah edukasi dan komunitas bagi para seniman foto di Mataram. Studio ini telah memotivasi banyak anak muda dan memperkuat ekosistem kreatif di NTB. Kisah sukses Lalu Novian menunjukkan bahwa keberhasilan dapat diraih dengan kerja keras, inovasi, serta semangat berbagi.
Dengan dedikasi dan komitmen yang tinggi, Lalu Novian membuktikan bahwa usaha jasa fotografi tidak hanya berpotensi menjadi bisnis yang menguntungkan, namun juga dapat menjadi jalan untuk membangun kreativitas dan mengangkat identitas daerah. Kisahnya menjadi inspirasi bagi siapapun yang ingin memulai usaha di bidang fotografi, terutama di Mataram dan Nusa Tenggara Barat.