Di balik kemajuan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terdapat banyak kisah inspiratif tentang usaha dan kerja keras masyarakat dalam membangun ekonomi lokal. Salah satu di antaranya adalah kisah sukses H. Rahman Hakim, seorang pengusaha laundry umum yang berhasil membawa usaha kecilnya menjadi salah satu bisnis jasa cucian paling terkenal dan dipercaya di Mataram.
H. Rahman Hakim adalah warga asli Mataram yang sejak muda sudah terbiasa bekerja keras. Awal mula usahanya dimulai dari sebuah kios kecil di pinggir jalan, hanya dengan satu mesin cuci dan beberapa rak jemuran. Pada waktu itu, layanan laundry belum terlalu populer di Mataram, dan kebanyakan masyarakat masih mencuci sendiri di rumah.
Namun, Rahman melihat peluang — semakin banyak warga urban yang sibuk dengan pekerjaan, sehingga kebutuhan akan jasa laundry mulai tumbuh. Dengan modal terbatas yang didapatkan dari pinjaman keluarga, Rahman membuka Laundry Umum Rahman pada tahun 2010. Ia menekankan kualitas dan kebersihan sebagai nilai utama dari layanan yang ia tawarkan. Di tahun-tahun awal, Rahman sendiri turun langsung mencuci, mengantar, sekaligus melayani pelanggan.
Tidak mudah bagi Rahman untuk membangun kepercayaan pelanggan. Kompetisi mulai bermunculan dari usaha-usaha sejenis. Namun, ia tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kualitas hasil cucian. Rahman mengembangkan strategi pemasaran mulut ke mulut, menawarkan diskon kepada pelanggan baru, dan memberikan pelayanan ramah.
Seiring waktu, Laundry Umum Rahman berkembang pesat. Dari hanya satu mesin cuci, kini usahanya memiliki lebih dari sepuluh mesin cuci dan lebih dari belasan tenaga kerja. Pelanggan datang dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, karyawan perkantoran, hingga keluarga besar di Mataram.
Ketika teknologi mulai berkembang dan sistem pembayaran digital mulai dikenal, Rahman tidak ingin ketinggalan. Ia mulai menyediakan pembayaran melalui aplikasi, serta memanfaatkan media sosial untuk promosi. Untuk menarik generasi muda, Laundry Umum Rahman rutin mengadakan promo mingguan melalui Instagram dan Facebook.
Selain itu, Rahman mengadopsi standar ramah lingkungan dengan menggunakan deterjen yang minim bahan kimia dan sistem daur ulang air. Langkah ini mendapat apresiasi dari komunitas lokal yang semakin peduli lingkungan. Ia juga mulai memperluas layanan dengan jasa setrika, pencucian gorden, serta paket bulanan untuk pelanggan tetap.
Tidak hanya berfokus pada keuntungan, Rahman juga peduli terhadap masyarakat sekitar. Ia merekrut tenaga kerja dari warga lokal yang membutuhkan pekerjaan, terutama ibu-ibu rumah tangga dan pemuda yang belum berhasil memperoleh pekerjaan formal. Setiap tahun, Rahman mengadakan pelatihan keterampilan khusus bagi karyawannya, sehingga mereka bisa meningkatkan produktivitas dan penghasilan.
Rahman juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti pemberian bantuan cucian gratis untuk warga yang terdampak bencana banjir, serta mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan sekitarnya. Melalui Laundry Umum, Rahman membuktikan bahwa usaha kecil dapat memberikan dampak besar bagi komunitas.
Selama mengelola bisnisnya, Rahman tidak lepas dari berbagai tantangan, mulai dari masa pandemi Covid-19, kenaikan harga listrik dan air, hingga persaingan dengan franchise laundry nasional yang masuk ke Mataram. Namun, Rahman selalu siap beradaptasi. Di masa pandemi, ia menambah sistem sanitasi, mengedukasi pelanggan cara mencuci pakaian yang aman, serta memperkuat layanan antar jemput.
Rahman menekankan pentingnya mengutamakan pelanggan, menjaga kepercayaan, dan selalu belajar pada perkembangan zaman. Usahanya tetap bertahan dan bahkan tumbuh setelah masa sulit berakhir.
Kisah Rahman Hakim menjadi inspirasi bagi banyak pengusaha muda di Lombok dan sekitarnya. Rahman sering diundang menjadi pembicara di seminar UMKM dan memberikan motivasi kepada pemuda agar tidak takut memulai usaha dari nol. Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan hasil dari kerja keras dan ketekunan.
Melalui program mentoring dan pelatihan yang ia jalankan, Rahman membantu generasi muda memahami tata kelola usaha laundry, pentingnya inovasi, serta konsep pelayanan pelanggan yang tulus. Ia percaya bahwa setiap pengusaha memiliki potensi untuk sukses jika mau fokus dan berkomitmen.
Pada tahun 2023, Laundry Umum Rahman dinobatkan sebagai usaha laundry terbaik tingkat Kota Mataram oleh Dinas Koperasi dan UKM setempat. Penghargaan ini menjadi buah manis dari perjalanan panjang Rahman. Usahanya kini telah memiliki cabang di beberapa wilayah Mataram dan mulai merintis ekspansi ke kota lain di NTB.
Bagi Rahman, kesuksesan bukan sekadar materi. Ia merasa bangga karena mampu membantu para karyawan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Di sisi lain, Rahman tetap rendah hati dan terus belajar pada usaha-usaha lain yang lebih maju, serta mendengarkan masukan dari pelanggan.
Rahman Hakim mempunyai harapan agar Laundry Umum dapat menjadi model usaha berbasis komunitas yang ramah lingkungan dan memberdayakan masyarakat. Ia berencana masuk ke bidang laundry industri dan memperluas layanan untuk rumah sakit dan hotel dengan tetap mempertahankan kualitas.
Di masa depan, Rahman juga ingin memanfaatkan teknologi digital dengan aplikasi khusus untuk pemesanan dan monitoring cucian pelanggan secara real-time. Langkah ini akan dilakukan secara bertahap, didukung oleh pelatihan SDM dan kemitraan dengan UMKM lokal.
Kisah H. Rahman Hakim dan Laundry Umum adalah bukti nyata bahwa peluang dan kesuksesan bisa diraih oleh siapa saja yang mau berusaha, berinovasi, dan peduli pada sekitar. Dengan modal kerja keras, kejujuran, dan pelayanan terbaik, Rahman telah membangun usaha laundry yang bukan hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi juga memberi manfaat bagi banyak orang.
Semoga kisah inspirasi ini banyak membawa motivasi bagi mereka yang ingin memulai usaha di bidang apa pun dan menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil.