Di tengah pesatnya kemajuan industri tekstil di Indonesia, terdapat kisah inspiratif dari Baiq Putri Hakim, seorang perempuan tangguh asal Mataram, Nusa Tenggara Barat. Ia membuktikan bahwa ketekunan dan inovasi mampu membawa perubahan dalam dunia usaha, terutama di sektor usaha toko kain tradisional. Kisah Baiq Putri Hakim menjadi teladan bagi banyak pelaku UMKM sekaligus masyarakat yang ingin mengangkat potensi lokal.
Baiq Putri Hakim lahir dan besar di Mataram, kota yang dikenal dengan keragaman budaya dan seni tenun khas Sasak. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Baiq Putri Hakim menghadapi tantangan ekonomi keluarga. Melihat potensi daerah yang kaya akan kerajinan kain tenun, ia memutuskan membuka toko kain kecil di sudut kota Mataram sejak tahun 2012. Bermodal tabungan dan kegigihan, ia mulai mengumpulkan stok kain dari pengrajin lokal dan belajar langsung dari pelaku usaha yang lebih dulu berkecimpung di bidang tersebut.
Tidak mudah mengembangkan toko kain di tengah persaingan yang semakin ketat. Namun, Baiq Putri Hakim memilih fokus pada kain tenun dengan motif asli Sasak, dipadukan dengan konsep pemasaran modern. Ia melakukan beberapa strategi inovatif:
Dalam perjalanan membesarkan toko kain, Baiq Putri Hakim menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal, perubahan tren, hingga pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia. Saat pandemi, penjualan offline menurun drastis. Namun, ia tidak menyerah dan memaksimalkan penjualan online dengan membuat konten menarik di media sosial serta menawarkan harga promosi. Selain itu, ia giat membangun relasi dengan pelanggan lama serta menguatkan branding toko kain sebagai pusat tenun authentic Sasak.
Berkat kerja keras dan inovasinya, Baiq Putri Hakim dan toko kainnya mendapatkan sejumlah penghargaan, di antaranya:
Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Baiq Putri Hakim untuk terus mengembangkan toko kain, memperluas jangkauan produk, dan memperkuat posisi sebagai pelaku usaha lokal yang inovatif.
Baiq Putri Hakim tak hanya mengejar keuntungan, namun juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Ia rutin mengadakan pelatihan keterampilan tenun bagi perempuan muda dan ibu-ibu di sekitar Mataram. Selain itu, toko kainnya membuka lapangan kerja bagi lebih dari 20 orang, mulai dari pengrajin, pemasaran, hingga pengiriman. Lewat program "Tenun Melestarikan Sasak", Baiq Putri Hakim membantu pengrajin muda mendapatkan akses pelatihan dan modal usaha.
Kegiatan sosial yang dilaksanakan turut membawa dampak positif bagi industri kain tenun di Mataram. Produksi kain semakin berkembang, kualitas meningkat, dan pasar meluas hingga ke luar NTB. Banyak pelanggan dari Jakarta, Bandung, hingga Bali yang membeli kain tenun dari toko Baiq Putri Hakim.
Keluarga Baiq Putri Hakim turut menjadi pendorong utama dalam perjalanan bisnisnya. Suami dan anak-anaknya membantu produksi dan pemasaran, serta mendukung pengembangan toko kain. Lingkungan sekitar, baik tetangga maupun komunitas, juga berperan memberikan dukungan moral dan membantu memperkenalkan produk ke berbagai kalangan.
Baiq Putri Hakim memiliki visi agar kain tenun Sasak semakin dikenal di seluruh Indonesia dan dunia. Ia merencanakan:
Dengan semangat dan komitmen, Baiq Putri Hakim yakin bahwa kain tenun Sasak bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga dapat menjadi komoditas unggulan yang membanggakan masyarakat NTB.
Kisah Baiq Putri Hakim memberikan inspirasi kepada generasi muda di Mataram dan seluruh Nusa Tenggara Barat. Ia membuktikan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun ekonomi lokal dan melestarikan budaya daerah. Melalui usaha dan kerja keras, Baiq Putri Hakim berhasil mengangkat nilai tradisi tenun, memberdayakan masyarakat, dan membuka peluang lapangan kerja. Ia yakin bahwa setiap orang memiliki peluang untuk sukses jika mau belajar, berinovasi, dan gigih dalam berusaha.
Kisah sukses Baiq Putri Hakim dan toko kain di Mataram, NTB, menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan dengan cara yang kreatif dan berkelanjutan. Dari toko kain kecil, ia kini menjadi pelaku usaha yang dikenal luas dan mampu memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar. Semangat Baiq Putri Hakim adalah cerminan generasi muda NTB yang siap berkontribusi untuk pembangunan ekonomi daerah sekaligus pelestarian budaya. Kisah ini diharapkan dapat memotivasi banyak orang untuk terus memajukan UMKM dan melestarikan kekayaan tradisi Indonesia.